BERITA45.COM, MAKASSAR – Purwa Caraka Music Studio (PCMS) kembali memperluas jangkauan pendidikan musik di Makassar, melalui pembukaan cabang CitraLand Celebes, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,
Peresmian tersebut dirangkaikan dengan konser bertajuk Musical Journey di Mall Panakkukang, Minggu (25/10/2026).
Event ini menampilkan 60 orang siswa, sebagai bentuk pengembangan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri melalui musik.
Pendiri sekaligus pemilik Purwa Caraka Music Studio, Ir. Purwacaraka, mengatakan, Makassar merupakan pasar potensial bagi pengembangan pendidikan musik.
Potensi tersebut ditopang jumlah penduduk, aktivitas ekonomi, daya beli masyarakat, serta minat keluarga terhadap pendidikan nonakademik bagi anak.
Purwacaraka menjelaskan, PCMS sebenarnya pernah hadir di Makassar pada 2009. Setelah perjalanan bisnis dan perubahan kondisi industri, pihaknya kembali membuka cabang pada 2026, dengan membawa pengalaman baru, termasuk pembelajaran dari pandemi COVID-19.
Ia mengungkapkan, pandemi menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki berbagai aspek bisnis. Menurutnya, krisis tidak selalu harus dipandang sebagai hambatan, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk beradaptasi dan berkembang.
Saat ini, PCMS telah memiliki 99 cabang dengan lebih dari 31 ribu peserta didik, berdasarkan keterangan Purwacaraka.
Sekitar 70 persen peserta didiknya merupakan anak-anak usia sekolah, sehingga kelompok tersebut menjadi salah satu segmen utama, dalam pengembangan layanan pendidikan musik.
“Kami melihat Makassar dari beberapa aspek, mulai dari jumlah pasar, kondisi ekonomi, daya beli, hingga gaya hidup masyarakat. Makassar merupakan kota besar yang memiliki potensi, untuk mengembangkan pendidikan musik,” jelasnya.
Purwacaraka menegaskan, pendidikan musik tidak hanya berorientasi pada kemampuan memainkan alat musik atau menyanyikan lagu.
Proses pembelajaran juga berperan dalam membentuk kedisiplinan, ketekunan, kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri anak.
Menurutnya, kesempatan tampil di panggung merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Pengalaman tersebut membantu siswa mengatasi rasa gugup, melatih kesiapan mental, dan membangun keberanian untuk menunjukkan kemampuan di hadapan publik.
Ia menilai, orang tua kini semakin menyadari pentingnya pengembangan soft skill sebagai pelengkap kemampuan akademik. Pendidikan seni, termasuk musik, dapat menjadi salah satu sarana untuk mendukung perkembangan karakter anak.
PCMS menyediakan pembelajaran berbagai instrumen, mulai dari piano klasik, piano pop, keyboard, drum, gitar, biola, hingga vokal.
Peserta umumnya dapat mulai belajar pada usia lima hingga enam tahun, dengan penyesuaian terhadap kesiapan dan kemampuan masing-masing anak.
Selain program reguler, tersedia pula kelas hobi, yang memberikan keleluasaan kepada peserta didik, untuk mempelajari lagu atau instrumen sesuai minat.
Pendekatan ini juga membuka kesempatan bagi orang dewasa, yang ingin belajar musik tanpa harus mengikuti kurikulum yang terlalu ketat.
Selain pembelajaran rutin, PCMS mengembangkan berbagai kegiatan untuk memberikan pengalaman kepada siswa, melalui kompetisi dan pertunjukan musik.
Purwacaraka menyebutkan, pihaknya menyelenggarakan kompetisi piano klasik dan gitar, festival band, serta Sanremo Junior Italia.
Program tersebut membuka peluang bagi peserta dari berbagai daerah, untuk mengembangkan kemampuan dan mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan musik daerah, agar tetap memiliki identitas di tengah pengaruh budaya global, termasuk popularitas musik Korea atau K-pop.
Menurutnya, musik dari berbagai daerah di Indonesia, memiliki karakter yang dapat dikembangkan agar semakin dikenal luas.
Di sisi lain, PCMS turut memberikan pembinaan kepada guru-guru, untuk meningkatkan kemampuan mengajar anak berkebutuhan khusus.
Secara nasional, puluhan guru telah mendapatkan pembekalan mengenai pendekatan pembelajaran, yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, Branch Manager PCMS Makassar, Berry Christy Kasenda, mengatakan, pembukaan cabang tersebut disertai penawaran khusus, bagi masyarakat yang ingin mendaftar kursus musik.
Biaya pendaftaran normal sebesar Rp400.000 digratiskan khusus pada promo hari pembukaan. Calon peserta yang masih membutuhkan informasi tambahan, juga dapat didata dan dihubungi kembali.
Berry menyebutkan, jumlah siswa PCMS Makassar saat ini mencapai sekitar 200 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 siswa terlibat dalam pertunjukan Musical Journey, yang merupakan rangkaian dari peresmian cabang.
Kehadiran PCMS CitraLand Celebes diharapkan memperluas akses pendidikan musik bagi masyarakat Makassar, Gowa, dan sekitarnya.
