Image
Image

Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Seminar, Lomba Poster, hingga Pensi Mahasiswa

12-Feb-2026    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR — Kalla Institute menegaskan komitmennya, membangun karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai Pancasila lewat pendekatan akademik dan seni. 

Komitmen itu diwujudkan dalam rangkaian kegiatan bertema kebangsaan, yang melibatkan pelajar dan mahasiswa di Auditorium Kalla Institute, 5–6 Februari lalu.

Kegiatan yang digagas Mahasiswa Kalla Institute Angkatan 7 ini, dikemas dalam sejumlah agenda edukatif, mulai dari Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan, Pancasila Poster Competition, hingga pentas seni mahasiswa. 

Seluruh rangkaian menjadi ruang belajar, sekaligus ekspresi kreatif bagi peserta, dalam memahami nilai kebangsaan secara kontekstual.

Seminar tahun ini mengangkat tema “Lead with Integrity: Kepemimpinan Berbasis Pancasila, Merawat Harapan dan Kepercayaan Masyarakat”. 

Hadir sebagai narasumber, Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam serta Rektor Kalla Institute Syamril. Keduanya menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama kepemimpinan.

Chaidir Syam menyampaikan, kepemimpinan tidak hanya milik pejabat atau tokoh publik, melainkan dapat tumbuh dalam diri setiap individu selama mampu menjaga amanah. 

Menurutnya, integritas menjadi syarat mutlak agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, Syamril menjelaskan, kepemimpinan berkualitas dibangun dari delapan komponen utama, di antaranya kerja sama, motivasi, kompetensi, komunikasi, hingga dukungan tim.

“Jika semua elemen itu dimiliki, seseorang dapat menjadi pemimpin yang berdaya dan berkarakter,” ujarnya.

Tak hanya diskusi ilmiah, kegiatan juga diramaikan Pancasila Poster Competition 2026 bertema “Gema Aksara, Jiwa Pancasila” yang diikuti 17 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Makassar. 

Ajang ini menjadi wadah kreativitas generasi muda,  dalam menerjemahkan nilai Pancasila ke dalam karya visual. Kompetisi dimenangkan Nabilah Qanitah dari SMAN 5 Makassar sebagai Juara 1.

Ketua Panitia, Cahyo Nur Yuda, menyebut, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan upaya konkret mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

“Kami ingin nilai luhur Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi diwujudkan lewat karya dan aksi nyata,” katanya.

Melalui kolaborasi seminar, lomba kreatif, dan pentas seni, Kalla Institute berharap lahir generasi muda berintegritas, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki karakter kebangsaan kuat, khususnya di Sulawesi Selatan.