Image
Image

Modual Nekad Siap Warnai Libur Nataru, dengan Humor Khas Kehidupan Sehari-Hari

30-Dec-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR, — Penantian para penggemar film komedi berlatar kehidupan sehari-hari akhirnya terjawab. Modual Nekad, film terbaru garapan Starvision dan Pabrik Cerita, dipastikan akan mengisi masa libur Natal dan Tahun Baru dengan tawa dan nostalgia, mulai 31 Desember 2025 di seluruh bioskop Tanah Air.

Namun, penonton di Makassar mendapat kehormatan lebih dulu. Penayangan spesial atau special screening digelar di XXI Mall Panakkukang, Senin (29/12/2025). 

Antusiasme kian meningkat, karena para pemain hadir langsung menyapa penonton setelah sesi pemutaran, menciptakan pengalaman yang semakin berkesan.

Film ini menghadirkan lanjutan cerita dari Modal Nekad, dengan Imam Darto kembali duduk di kursi sutradara, atas kepercayaan produser Chand Parwez Servia. 

Menurutnya, tantangan terberat kali ini adalah bagaimana menghidupkan kembali cerita lama dengan pendekatan baru, agar bisa dinikmati semua kalangan usia.

“Film ini mengulang kenangan, tapi tetap harus akrab bagi penonton baru. Karakter-karakter lama kami hidupkan lagi supaya relevan dan dekat dengan kehidupan sekarang,” ujar Imam Darto.

Nama-nama yang membekas, seperti Jamal, Marwan, Saiful, hingga Bakti, kembali mengisi layar. Bahkan, karakter Bakti yang sebelumnya dikisahkan meninggal, kini “dibangkitkan” kembali. “Bakti ini master kita,” kata Imam, tersenyum.

Keputusan tersebut bukan sekadar memancing nostalgia, tetapi juga memperkaya struktur cerita, bagi penonton yang baru menyimak kisah tiga bersaudara ini. 

Para kreator pun mengakui proses pencarian ide tidak mudah, karena harus menjaga karakter lama tetap hidup tanpa kehilangan relevansi zaman.

Para pemain tak menutupi harapan besar terhadap sambutan publik. Mereka optimistis Modual Nekad dapat melampaui kesuksesan film sebelumnya, sekaligus menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati keluarga.

Makassar dipilih sebagai kota pertama promosi, karena tingginya antusiasme penonton, dan ikatan emosional para pemain terhadap kota Daeng.

“Selain penontonnya seru, makanannya enak-enak,” celetuk salah satu pemain yang langsung disambut tawa.

Dari coto, pallubasa, bakso ati raja, hingga pisang ijo — semuanya menjadi alasan kuat, kenapa Makassar kembali mendapat tempat spesial.

Film ini juga mengangkat isu pemerintahan dan agama yang kerap dianggap sensitif. Namun pihak kreator menegaskan, pendekatan cerita hadir dari observasi keresahan masyarakat, bukan untuk menyudutkan pihak manapun. Sentuhan tersebut membuat film ini terasa lebih matang sekaligus relevan.

Tarra Budiman, pemeran Jamal, menyebut,  tantangan terbesar justru muncul, karena film ini diarahkan sebagai tontonan semua umur.

“Beberapa karakter dulu lebih bebas, sekarang harus direm. Dialog dan adegan dibuat aman, tapi tetap lucu,” jelasnya.

Kelucuan yang ditampilkan bersumber dari “salah sangka sehari-hari”, situasi yang terasa dekat dan familier bagi banyak orang.

Fatih Unru, pemeran Marwan, menambahkan,  mereka melakukan pendekatan khusus, untuk menjaga hubungan antarkarakter tetap solid dan menghibur.

“Kami mau bikin penonton tertawa sebanyak mungkin, lewat hal-hal yang akrab dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam cerita, Modual Nekad mengikuti perjalanan tiga bersaudara — Saipul (Gading Marten), Jamal (Tarra Budiman), dan Marwan (Fatih Unru) — yang terjebak dalam situasi berbahaya, ketika berusaha menyelamatkan rumah warisan. 

Masalah semakin rumit, karena melibatkan oknum jaksa korup dan pengusaha manipulatif. Untuk selamat, mereka butuh modal lebih dari sekadar nekad.

Film ini diperkuat oleh deretan pemain lama dan baru, di antaranya Gisella Anastasia, Gempita Nora Marten, Sahila Hisyam, Sadana Agung, Ananda Omesh, Sinyorita Esperanza, Chika Waode, Ira Wibowo, Surya Saputra, Andre Taulany, Surya Insomnia, hingga Roy Marten dan Samuel Zylgwyn.

Dengan kombinasi nostalgia, isu relevan, dan sentuhan humor keluarga, Modual Nekad siap menjadi salah satu tontonan paling ditunggu di penghujung tahun.