BERITA45.COM, MAKASSAR – Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, menghadirkan layanan penukaran uang dan pasar murah, bagi masyarakat kepulauan, melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI).
Kegiatan bertajuk SERAMBI Pinisi ini berlangsung di Pulau Lae-Lae, Makassar, pada Sabtu (23/3/2025), sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan uang Rupiah layak edar, serta mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, secara resmi membuka program ini, yang juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Makassar, jajaran perbankan dari BPD Sulselbar dan BCA, serta masyarakat sekitar.
“Program ini merupakan wujud komitmen kami, dalam memastikan kelancaran transaksi keuangan masyarakat di bulan Ramadan dan Idulfitri, sekaligus mendukung akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Melalui layanan penukaran uang, masyarakat dari lima pulau—Pulau Lae-Lae, Pulau Lakkang, Lantebung, Pulau Barrang Lompo, dan Pulau Barrang Caddi—dapat menukarkan uang Rupiah layak edar, dengan nominal maksimal Rp4,3 juta per orang.
Selain itu, Bank Indonesia juga menyediakan layanan penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan pecahan Rp75.000, hingga 200 lembar atau setara Rp15 juta per orang.
Selain penukaran uang, Bank Indonesia juga menggelar Pasar Murah Ramadan Penuh Berkah di Pulau Lae-Lae, yang memungkinkan warga membeli paket sembako berisi beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, telur 6 butir, dan teh 1 kotak hanya dengan harga Rp60.000.
Namun, bagi masyarakat yang melakukan pembayaran non-tunai menggunakan QRIS, paket sembako bisa didapatkan dengan harga lebih murah, yakni Rp50.000.
Bank Indonesia juga memanfaatkan kesempatan ini, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah, dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta cara merawat uang melalui prinsip 5J (Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi).
“Kami terus mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, sebagai simbol kedaulatan bangsa,” tambah Rizki.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses uang Rupiah layak edar, memahami pentingnya transaksi digital, serta mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, menjelang Idulfitri 2025.
Bank Indonesia juga berkomitmen, untuk terus memperluas layanan ke berbagai daerah, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.