Image
Image

OJK: Perbankan di Sulawesi Selatan Catatkan Pertumbuhan Kredit Positif

14-Jan-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR - Penyaluran kredit perbankan di Sulawesi Selatan, menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang 2024. 

Hingga November 2024, total kredit yang disalurkan mencapai Rp164,35 triliun, tumbuh sebesar 6,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan ini menjadi indikator penting, bagi pemulihan ekonomi daerah pascapandemi.  

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar dalam penyaluran kredit, mencapai Rp42,5 triliun. 

Hal ini didukung oleh peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun. 

“Kami terus memantau tren pertumbuhan ini agar tetap berkelanjutan,” ujarnya.  

Selain sektor perdagangan, sektor konstruksi juga mencatatkan kontribusi signifikan, dengan total kredit mencapai Rp20,6 triliun. 

Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan di Sulawesi Selatan, menjadi salah satu faktor utama di balik pertumbuhan ini. 

Proyek strategis seperti jalan tol dan pelabuhan,  turut memberikan dampak positif bagi sektor ini.  

Namun demikian, tantangan tetap ada, terutama terkait kualitas kredit. 

Rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat sebesar 2,88 persen, masih berada dalam batas aman tetapi memerlukan perhatian. 

Darwisman menekankan pentingnya pengawasan dan mitigasi risiko oleh perbankan, agar stabilitas sektor keuangan tetap terjaga.  

OJK Sulselbar juga terus mendorong perbankan untuk memperluas akses pembiayaan, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Melalui berbagai program inklusi keuangan, diharapkan penyaluran kredit dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, di wilayah pedesaan dan terpencil.  

Ke depan, OJK optimistis bahwa tren pertumbuhan kredit akan terus berlanjut. 

Dengan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat, Sulawesi Selatan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.