Image
Image

Kanwil Bea Cukai Sulbagsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi, dengan Penguatan Layanan dan Pengawasan

14-Nov-2024    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Kanwil DJBC Sulbagsel), menggelar acara Media Gathering Q3 Semester II 2024 di Aula Latimojong, Makassar, pada Kamis (14/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan mempererat komunikasi dengan media, sekaligus memaparkan capaian dan rencana Kanwil DJBC Sulbagsel, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. 

Turut hadir Kepala Kanwil DJBC Sulbagsel, Djaka Kusmartata, bersama perwakilan media dan pemangku kepentingan terkait.


Dalam sambutannya, Djaka Kusmartata menyampaikan komitmennya, untuk terus memperkuat pelayanan dan pengawasan di seluruh wilayah kerja DJBC Sulbagsel, yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. 


Menurut Djaka, penguatan ini diperlukan, untuk mendukung kinerja kepabeanan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. 


Ia optimistis, pengawasan yang lebih baik, akan berkontribusi pada peningkatan penerimaan kepabeanan.


Djaka menyoroti potensi besar yang dimiliki wilayah Sulbagsel dalam hal industri, pengelolaan sumber daya alam, dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 


Ia mengungkapkan, sektor-sektor ini berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. 


Dengan kondisi ekonomi global yang menantang, peran sektor lokal menjadi semakin signifikan, untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di Sulbagsel.


Terkait penerimaan kepabeanan, Djaka menyebutkan, pihaknya optimis target penerimaan tahun 2024 dapat tercapai. 


Meskipun ada hambatan dari sisi ekonomi global, Bea Cukai Sulbagsel yakin potensi ekonomi wilayah ini dapat terus berkembang. 


Djaka menekankan pentingnya penerimaan kepabeanan yang kuat, sebagai indikator perbaikan ekonomi di daerah, dan dukungan bagi keberlanjutan program pemerintah.


Bea Cukai Sulbagsel juga terus mempererat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan UMKM. 


Djaka berharap, sinergi ini akan menciptakan multiplier effect yang bermanfaat, baik dalam hal peningkatan devisa ekspor, penciptaan lapangan kerja, maupun pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. 


Langkah ini, menurut Djaka, menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah, dalam memperkuat perekonomian lokal.


Dalam acara tersebut, Djaka juga mengapresiasi dukungan media sebagai mitra strategis, dalam menyampaikan informasi dan program Bea Cukai kepada masyarakat. 


Ia mengajak media, untuk terus mendukung kegiatan Bea Cukai Sulbagsel, dalam memajukan perekonomian wilayah ini. 


Sinergi antara pemerintah dan media dinilai penting, untuk membangun pemahaman publik tentang peran Bea Cukai.


Acara Media Gathering ini ditutup dengan dialog interaktif, antara perwakilan media dan pejabat Bea Cukai Sulbagsel, di mana peserta berdiskusi mengenai berbagai isu kepabeanan dan tantangan yang dihadapi. 


Dialog ini diharapkan memperkuat komunikasi antara Bea Cukai dan media, sehingga informasi tentang kebijakan dan kegiatan Bea Cukai dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.