Image
Image

Pangdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Prajurit Yonif 725 Menuju Tugas Suci di Papua

19-Feb-2026    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, membakar semangat prajurit Yonif 725/Woroagi, yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Wilayah Papua Tahun Anggaran 2026. 

Pengarahan dan dukungan logistik digelar di Dermaga Fasharkan, Jalan Moh. Hatta, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Kamis (19/2/2026).

Kehadiran Pangdam menjadi wujud perhatian dan komitmen pimpinan, dalam memastikan kesiapan personel maupun materiil, sebelum diberangkatkan ke daerah operasi. 

Momen tersebut juga menjadi suntikan moril bagi para prajurit, yang akan mengemban tugas negara di wilayah perbatasan Papua.

Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan, penugasan ini merupakan fase penting setelah para prajurit menyelesaikan latihan pratugas yang intensif. 

Ia mengingatkan, latihan bukan sekadar rutinitas, melainkan bekal utama menghadapi tantangan nyata di medan operasi.

“Latihan itu sesungguhnya untuk mempersiapkan kalian, agar mampu menghadapi bahayanya daerah operasi, sulitnya medan, kerasnya pertempuran, serta berbagai penderitaan yang mungkin dihadapi,” tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko di hadapan prajurit.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan keteguhan tekad juang, dalam menjalankan misi menjaga stabilitas keamanan, serta melindungi masyarakat di Tanah Papua. 

Menurutnya, prajurit TNI harus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman bagi warga.

“Wahai anak-anakku, petarung andalanku, kalian ke Papua untuk melaksanakan tugas suci. Di tanah Papua masih ada segelintir pihak, yang mengganggu stabilitas keamanan dan meresahkan masyarakat. Itu tidak boleh terjadi. Kuatkan hati dan teguhkan niat, karena tugas kalian adalah panggilan Ibu Pertiwi,” pesan Pangdam penuh semangat.

Penugasan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile ini, merupakan bagian dari operasi pengamanan perbatasan, yang bertujuan menjaga kedaulatan negara sekaligus menciptakan situasi kondusif di wilayah Papua. 

Prajurit Yonif 725/Woroagi diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur.

Selain memberikan pengarahan, Pangdam juga memastikan kesiapan dukungan logistik serta perlengkapan operasional, yang akan digunakan selama bertugas. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Dengan doa dan restu dari keluarga serta dukungan penuh satuan, prajurit Yonif 725/Woroagi dilepas menuju Papua, dengan tekad kuat menjaga Merah Putih tetap berkibar di perbatasan. 

Semangat pengabdian dan loyalitas menjadi modal utama, dalam menunaikan tugas suci demi bangsa dan negara.