Image
Image

STIE Ciputra Makassar Jadi Tuan Rumah LLDIKTI Award 2025, Dorong Budaya Mutu Kampus Indonesia Timur

20-Dec-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX menggelar LLDIKTI Award 2025, sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan kontribusi perguruan tinggi di kawasan Indonesia Timur. 

Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Dian Auditorium STIE Ciputra Makassar, Kawasan CPI Makassar, Sabtu (20/12/2025).

Acara ini dihadiri pimpinan perguruan tinggi, dosen, serta para pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai daerah di Wilayah IX. 

LLDIKTI Award 2025 tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan jejaring kolaborasi antarkampus.

Menariknya, rangkaian kegiatan tahun ini turut dirangkaikan dengan peluncuran buku gagasan visioner yang ditulis para rektor, sebagai refleksi pemikiran strategis, dalam memajukan pendidikan tinggi yang adaptif dan berdampak.

Ketua STIE Ciputra Makassar, Dr. E. Elia Ardyan, S.E., MBA, CPM (Asia), dalam sambutannya menyampaikan komitmen kuat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya antarperguruan tinggi di Wilayah IX.

Ia menegaskan, penghargaan yang diberikan LLDIKTI tidak semata-mata bersifat simbolik, tetapi menjadi penanda penting atas terjaganya budaya mutu dan semangat berprestasi di lingkungan kampus. 

“Perguruan tinggi yang mendapat penghargaan adalah mereka yang berhasil menjaga kualitas, dan terus mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip high sense of achievement harus menjadi budaya bersama di perguruan tinggi, yakni semangat untuk terus berkembang setelah capaian diraih. 

Hal tersebut diyakini, mampu memperkuat keunggulan institusi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan secara kolektif.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX, Dr Andi Lukman, M.Si, mengungkapkan, pengembangan budaya sumber daya manusia unggul di lingkungan perguruan tinggi Wilayah IX, menunjukkan capaian yang sangat membanggakan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebutkan, dalam kurun waktu empat tahun kepemimpinannya, telah lahir sebanyak 164 guru besar. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kolaborasi kuat seluruh elemen pendidikan tinggi, dalam membangun kultur akademik yang sehat dan produktif.

“Kami semua adalah bagian dari dosen yang terus mendorong penguatan kultur akademik unggul. Basis pendidikan yang kuat menjadi modal utama peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” jelasnya.

Selain peningkatan kualitas, Andi Lukman juga menyoroti pertumbuhan jumlah institusi, dan keluarga besar perguruan tinggi di Wilayah IX yang terus bertambah. 

Hal ini mencerminkan, meningkatnya kepercayaan publik terhadap eksistensi dan kinerja pendidikan tinggi, di kawasan Indonesia Timur.

Sebagai bentuk apresiasi, LLDIKTI Wilayah IX menyerahkan anugerah kepada perwakilan perguruan tinggi, tokoh pendidikan, serta para senior akademisi. 

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud pengakuan atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Prof.Dr. Khairul Munafri, ST, M.Eng, menegaskan, LLDIKTI Award sejatinya menjadi penanda arah menuju kampus yang unggul dan berdampak, sejalan dengan agenda transformasi pendidikan nasional.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul dalam aspek akreditasi dan pemeringkatan, tetapi juga harus hadir sebagai jangkar institusi, yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kampus harus menjadi mitra strategis. Bukan sekadar pengelola pendidikan, tetapi aktor penting dalam pembangunan,” tandasnya.