Image
Image

PMI Rappocini Donor Darah Bersama IKA SPENTIBELS, Himpun 26 Kantong untuk Kemanusiaan

20-Jul-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Rappocini, kembali mengukuhkan peran kemanusiaannya, lewat kegiatan donor darah, yang digelar di halaman SMP Negeri 13 Makassar, pada Minggu (20/7/2025).

Bekerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) SMPN 13 Makassar (IKA SPENTIBELS), aksi ini berhasil mengumpulkan 26 kantong darah dari total 46 pendaftar, menjadi bukti nyata kepedulian sosial di kalangan masyarakat dan alumni.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat IKA SMPN 13 Makassar, namun donor darah mendapat perhatian khusus, karena langsung menyentuh kebutuhan vital dunia medis. 

Ketua PMI Kecamatan Rappocini, Akmal Asnawi, yang juga merupakan alumni SMP Negeri 13 Makassar angkatan 1996, hadir langsung dan memantau jalannya kegiatan.

“Donor darah bukan hanya tentang kepedulian, tapi soal menyelamatkan nyawa. Setiap tetes darah yang disumbangkan hari ini, akan sangat berarti bagi pasien-pasien yang tengah berjuang di rumah sakit. Kami dari PMI Rappocini sangat mengapresiasi inisiatif alumni SMPN 13, apalagi kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya. 

Akmal menambahkan, selama ini kesadaran masyarakat untuk berdonor darah masih perlu terus ditumbuhkan, terutama di kalangan generasi muda. 

“Kami senang melihat, kegiatan ini melibatkan alumni lintas angkatan, guru, warga sekitar, bahkan keluarga peserta lomba. Ini jadi momentum yang baik, untuk memperluas kesadaran akan pentingnya berdonor secara rutin,” tambahnya.

Di lokasi, proses donor berlangsung tertib dan aman. Tim medis menyiapkan fasilitas dan prosedur standar, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, hemoglobin, hingga observasi pasca donor. 

Para pendonor diberikan edukasi seputar manfaat donor darah, dan pentingnya menjaga kondisi tubuh, agar tetap layak mendonor di kemudian hari.

Santi, selaku Sekretaris Umum IKA SMP Negeri 13 Makassar, menyebut, pihak alumni memang sengaja menjadikan donor darah sebagai agenda utama. 

“Ini adalah bentuk pengabdian yang paling konkret. Alumni datang tidak hanya untuk bernostalgia, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat,” katanya.

Selain donor darah, kegiatan hari itu juga diisi dengan lomba memasak kreasi mie instan, dan lomba mewarnai anak-anak usia dini. 

PMI Rappocini mencatat, antusiasme masyarakat pada donor darah tidak kalah tinggi. Banyak peserta lomba turut mendaftarkan diri sebagai pendonor, bahkan ada yang pertama kali mencoba.

Dengan hasil 26 kantong darah terkumpul, PMI Rappocini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia alumni, pendonor, hingga sponsor kegiatan. 

“Kami berharap ke depan kerja sama seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga melibatkan komunitas dan wilayah lain,” tutup Akmal.

Kegiatan ini menunjukkan, kerja kolaboratif antara PMI dan elemen masyarakat—seperti alumni sekolah—dapat menjadi model efektif, dalam memperluas gerakan kemanusiaan berbasis solidaritas. 

PMI Rappocini akan terus membuka ruang kerja sama serupa, sebagai bagian dari misi menyelamatkan nyawa, melalui ketersediaan darah yang cukup dan berkesinambungan.