Image
Image

Makassar Gaungkan Spirit Anak Muda Lewat Marching Fest Internasional 2025

29-Jun-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), resmi meluncurkan Makassar International Marching Fest (MIMF) 2025. 

Acara ini diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar di Makassar Government Center, sebagai wujud nyata komitmen pembinaan generasi muda kreatif dan berkarakter, melalui ajang berskala internasional.

Pelaksana Tugas Kepala Dispora Makassar, Fadli Wellang, menekankan, MIMF 2025 merupakan sarana pengembangan potensi anak muda, melalui kompetisi musik barisan (marching band) yang disiplin, kolaboratif, dan kompetitif.

“Marching band bukan sekadar seni pertunjukan, tapi juga wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan,” ujar Fadli.

Makassar International Marching Fest 2025, menjadi yang pertama digelar di kawasan Indonesia Timur. 

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Bryan Ramadhan Brahman, menyampaikan, tingginya antusias peserta dari berbagai daerah, mendorong Dispora menjadikan event ini sebagai program tahunan. 

Dukungan Pemerintah Kota Makassar dan komunitas kreatif, turut memperkuat inisiatif ini.

Ketua Himpunan Orkes Barisan Indonesia, Nancy Sambow menilai, MIMF 2025 sebagai langkah strategis, yang membawa nuansa baru bagi perkembangan marching band di Indonesia Timur. 

Ia menegaskan pentingnya konsistensi dan peningkatan kualitas, agar festival ini bisa berkelanjutan dan menjadi ikon budaya Makassar.

Affandy Ramli atau akrab disapa Kak Caul, selaku Tim Teknis MIMF 2025, menjelaskan bahwa festival ini akan melibatkan sekitar 1.400 peserta dari 17 kontingen dalam dan luar kota. 

Kompetisi ini akan digelar pada 2–6 Juli 2025 di Lapangan Karebosi, dengan tiga kategori lomba: Individual, Sectional, dan Full Band Competition.

Direktur Utama Locomotive 21 Production, Hermawan Hamzah, menambahkan, MIMF bukan hanya ajang lomba, tapi juga perayaan ekonomi kreatif. 

Akan ada bazar UMKM, pameran marching band, hingga promosi destinasi wisata dan kuliner khas Makassar. 

“Kami ingin peserta mengenal kota ini bukan hanya lewat kompetisi, tapi juga melalui cita rasa dan budaya,” jelasnya.

Menariknya, kegiatan ini dapat disaksikan masyarakat umum secara gratis. 

Hal ini menjadi bentuk inklusivitas penyelenggara, agar semangat kreatif dan kolaboratif dapat dirasakan luas oleh masyarakat. 

Persiapan telah dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama stakeholder, termasuk catatan penting mengenai publikasi yang lebih awal, untuk optimalisasi latihan peserta.

Konferensi pers ditutup dengan peluncuran teaser resmi MIMF 2025, yang dapat diakses di laman Instagram @mimf dan @loco21pro. 

Melalui Makassar International Marching Fest 2025, Kota Makassar berharap dapat menegaskan eksistensinya, sebagai poros baru pertunjukan seni dan kreativitas bertaraf internasional di Indonesia Timur.