Image
Image

Unismuh Makassar Lantik Empat Wakil Rektor Baru, Siap Wujudkan Kampus Berkelas Dunia

08-Apr-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi melantik empat wakil rektor, untuk masa jabatan 2024–2028 pada Selasa (8/4/2025). 

Pelantikan ini berlangsung di Balai Sidang Muktamar Unismuh, sebagai bagian dari restrukturisasi kepemimpinan, untuk menjawab tantangan global menuju kampus riset bereputasi internasional.

Empat wakil rektor yang dilantik masing-masing adalah Prof Dr Andi Sukri Syamsuri (WR I - Bidang Akademik dan Kerja Sama), Dr Ihyani Malik (WR II - SDM, Keuangan, Aset, dan Administrasi Umum), Dr Mawardi Pewangi (WR III - Kemahasiswaan, Alumni, Kaderisasi, dan AIK), serta Dr Burhanuddin (WR IV - Sistem Informasi, Penjaminan Mutu, Perencanaan, dan Daya Saing).

Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rakhim Nanda, menjelaskan, pelantikan ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari transformasi struktural, untuk memperkuat sinergi antarbidang. 

Struktur jabatan disesuaikan, agar lebih proporsional dan fokus dalam menjalankan tugas masing-masing bidang.

Restrukturisasi ini juga bertujuan, memisahkan beban kerja yang sebelumnya hanya ditangani oleh WR I dan WR III. 

Kini, tanggung jawab itu dibagi lebih merata, untuk mempercepat capaian target strategis universitas, menuju level internasional.

Unismuh Makassar saat ini mengusung visi menjadi kampus yang “Integrated, Green, Islamic, Futuristic”. 

Empat pilar ini menjadi fondasi dalam mengembangkan sistem pendidikan modern, yang tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Rektor menegaskan komitmen, untuk memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan kualitas riset dan publikasi, serta menyiapkan SDM yang kompeten, termasuk dalam penguasaan bahasa asing dan teknologi masa depan.

Pelantikan ini menjadi langkah awal implementasi roadmap pengembangan Unismuh Makassar, sebagai universitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan peradaban Islam kontemporer.