Image
Image

Empat Pejabat Senior Pemkot Makassar Ikut Seleksi Sekda, Ini Profil dan Pengalamannya

07-Apr-2025    Daeng Mamat
facebook twitter whatsapp

BERITA45.COM, MAKASSAR – Empat pejabat senior dari Pemerintah Kota Makassar, telah terkonfirmasi mengikuti Seleksi Terbuka (Selter), Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar. 

Proses seleksi ini menarik banyak perhatian, karena dianggap sebagai ajang strategis, dalam menentukan arah birokrasi Makassar ke depan.

Mereka yang ikut seleksi antara lain, Kepala Bappeda Makassar Andi Zulkifli Nanda, Pj Sekda Makassar Irwan Rusfiady Adnan, Kepala Kesbangpol Makassar Andi Bukti Djufrie, dan Kepala BKPSDM Makassar Akhmad Namsum. 

Hingga Minggu (6/4/2025), jumlah pendaftar telah mencapai 10 orang.

Andi Zulkifli Nanda dikenal sebagai ASN dengan rekam jejak panjang di Pemkot Makassar. 

Ia pernah menjabat Kepala Dinas PTSP dan Camat Biringkanaya, serta sempat menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekda pada Maret 2024. 

Ia merupakan alumni S3 Administrasi Publik Universitas Hasanuddin.

Irwan Rusfiady Adnan adalah Pj Sekda saat ini, dan memiliki pengalaman birokrasi sejak awal kariernya sebagai tenaga kontrak, di Dinas Tata Ruang dan Bangunan. 

Ia menempuh pendidikan dari SD hingga doktoral di Indonesia, dan kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Kepala Kesbangpol Makassar, Andi Bukti Djufrie, juga turut mendaftar. 

Ia dikenal luas di kalangan birokrat dan pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja. Sosoknya dinilai matang dan berpengalaman, dalam pengelolaan kelembagaan pemerintahan.

Sementara itu, Akhmad Namsum dikenal sebagai pejabat senior, yang memiliki latar belakang sebagai akademisi, dan mantan komisioner KPU Makassar. 

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanahan dan Dinas Sosial, sebelum menjadi Kepala BKPSDM Makassar.

Seleksi ini dibuka hingga Selasa (8/4/2025) pukul 15.00 WITA. 

Menurut Anggota Tim Selter JPT Sekda, Andi Hudli Huduri, pendaftaran kemungkinan tidak akan diperpanjang, karena syarat minimal peserta sudah terpenuhi. 

Ia memastikan, proses seleksi dilakukan terbuka bagi seluruh ASN yang memenuhi kriteria.